Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Drs. H. Basri Ibrahim, MA menegaskan bahwa, proses perkuliahan program Strata Dua di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa bukan hanya formalitas semata. “Program pascasarjana di IAIN tidak sama dengan pascasarjana di kampus lain yang ada di Kota Langsa, mungkin yang selama ini terkesan bahwa hanya formalitas semata untuk mendapatkan ijazah” ujar Basri dihadapan mahasiswa pascasarjana IAIN Langsa pada acara pertemuan akademik di aula gedung Biro, jum’at (13/10).

Menurut Basri, program pascasarajana IAIN Langsa harus melahirkan orang – orang yang berkualitas, “untuk menciptakan produk yang berkualitas, Pps IAIN Langsa lebih menitik beratkan pada penguatan akademik”katanya.

Basri mengatakan, untuk membuka program pascasarjana (Pps) dibutuhkan waktu dan proses yang panjang, oleh karena itu Pps harus mampu menjadi penguatan dan pengembangan lembaga pendidikan tinggi. “Salah satu penguatan dan pengembangan IAIN Langsa yaitu membuka program pascasarjana”ungkapnya.

Untuk menunjang itu semua, lanjut Basri, mahasiswa Strata Dua harus menjaga dan menjalankan rambu serta etika akademik yang ada, artinya mahasiswa pascasarjana harus disiplin dari segi kehadiran, melaksanakan tugas, mempresentasikan makalah hingga pada proses ujian final.

Basri juga berpesan kepada mahasiswa Strata dua untuk dapat melaksanakan kegiatan akademik secara mandiri tanpa harus melibatkan dosen atau tenaga pengajar, “saya berharap saudara – saudari dapat mengerjakan tugas – tugas akademik sendiri, jangan libatkan dosen atau tenaga pengajar, kami juga sudah melarang keras kepada dosen atau tenaga pengajar untuk tidak memfasilitasi mahasiswa baik strata satu dan dua untuk pembuatan karya tulis ilmiah, jika ada kedapatan dosen yang melanggar itu akan kita beri sangsi keras”pungkasnya.

Acara pertemuan akademik turut dihadiri oleh Direktur Pascasarajana, ketua prodi PAI, ketua prodi hukum islam serta tamu dan undangan lainnya.(Humas)